Senin, 06 Januari 2014

Nama : Bela Rizky Tsania NIm : E84212073 SMSTR/JUR/KLS : 3/PI/C Pembangunan Politik Dalam Negri Indonesia Pemabangunan Politik yang kita maksudkan yaitu suatu proses menuju terwujud dan berkembangnya system politik Demokrasi Pancasila sehingga system politik itu mampu memiliki dan mengembangkan kapasitas dan kapabilitas nya secara mandiri supaya dapat diandalkan untuk menjadikan dirinya responsive atau tanggap terhadap perkembangan berbagai aspirasi yang hidup didalam masyarakatnya yang terus berkembang dan tuntutan perubahan zaman. Pokok-pokok pikiran Pembangunan politik dalam negri untuk menghadapi situasi pada umumnya Dalam buku ini disampaikan pokok-pokok pikiran mengenai pembangunan politik dalam negri untuk membantu memberikan tambahan pemikiran yang memungkinkan kita melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dalam kaitan dengan pembangunan politik dalam negri guna dapat meletakkan dasar yang tangguh dan dapat diandalkan. Sehingga bangsa Indonesia terhindar dari penderitaan dan kesengsaraan seperti yang dialami oleh bangsa lain sebagaimana telah dikemukakan atau agar tidak menjalani lagi kekeliruan dan kesalahan dalam menempuh kehidupan politik seperti dimasa yang lampau. Oleh karena itu perlu mengenal cara dan memahami jalan lurus yang harus ditempuh agar tidak terjerumus kembali dalam kekeliruan dan kesalahan supaya selamat sentosa sampai ke tujuan. Hakikat Pembangunan Politik di Indonesia Dengan pembangunan politik ini, melalui pembaharuan struktur dan kultur kehidupan politik, diharapkan akan terwujud tata kehidupan politik Pancasila yang mampu membawa bangsa dan Negara Indonesia ke arah tercapainya cita-cita nasional yaitu masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila. Dengan pengertian ini menjadi jelas bahwa bagi bangsa Indonesia Pembangunan Politik merupakan usaha pengalaman nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan politik bangsa dan Negara dalam rangka mencapai tujuan nasional. Mengingat corak ideologis dari pembangunan politik di Indonesia ini maka kita harus melandaskan sasaran,arah, kebijaksanaan, maupun program pelaksanaannya pada ideology bangsa dan Negara. Disamping itu demi efektivitas pelaksanaannya kita dapat secara selektif memanfaatkan berbagai gagasan ataupun kerangka pemikiran tentang pembangunan politik yang pernah ataupun sedang berkembang didunia sepanjang gagasan atau kerangka pemikiran itu tidak bertentangan dengan nilai-nilai ideology Pancasila. Pelaksanaan Pembangunan Politik dan Pembangunan Nasional Pembangunan politik merupakan bagian integral dari pemangunan nasional yang bersifat menyeluruh. Perlu diingat bahwa sebagai suatu subsistem, kehidupan politik saling mengait dan saling mempengaruhi dengan sub-subsistem lainnya didalam system kehidupan sosial yang menyeluruh. Kaitan yang erat ini ditambah dengan kenyataan bahwa pembangunan politik berpijak pada kenyataan nyata yang menyebabkan pembangunan politik itu mempunyai ruang lingkup yang luas, dalam arti bukan sekedar pembaharuan struktur dan kultur kehidupan politik semata-mata, melainkan menyangkut pula usaha untuk menciptakan, mengkonsolidasikan, dan memanfaatkan kondisi dan situasi guna memungkinkan dilaksanakannya proses pembangunan tadi. Dengan penanganan yang tepat dan dapat berlangsung dengan tertib dan terarah menuju tata kehidupan politik pancasila , yang pada gilirannya akan mampu mendukung pelaksanaan pembangunan nasional. Prospek Pembangunan Politik dan Tantangannya Pembangunan politik yang telah kita selenggarakan selama masa orde baru, kita yakini telah mengarah pada sasaran yang ingin kita capai hingga dewasa ini. Selama masa orde baru telah dapat dirintis berbagai pembaharuan tata kehidupan politik, baik structural maupun cultural, yang mengarah pada pelaksanaan nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 secara murni dan konsekuen. Semua hasil yang diperoleh ini merupakan suatu rangkaian prestasi yang belum pernah sempat kita wujudkan sebelum masa orde baru. Jika kita menyadari bahwa system politik Orde Baru pada awalnya mewarisi kondisi struktur dan kultur kehidupan politik yang sedikit banyak menyimpang dari cita-cita yang terkandung dalam Pancasila dan UUD 1945. Harus pula disadari bahwa dewasa ini maupun di masa depan berbagai tantangan dan permasalahan masih terus dihadapkan kepada kita, sehingga tetap menuntut dilakukannya langkah-langkah yang secara konsisten menjamin tercapainya tujuan nasional. Pembangunan politik mengandung arti yang berbeda-beda, misalnya : • Pembangunan politik itu hanya untuk Negara-negara industry, oleh sebab itu tidak cocok untuk Negara berkembang. Pendapat ini tentu tidak benar karena justru Negara yang berkembang sangat memerlukan pemabngunan politik. • Pembangunan politik hanya menyangkut bangsa-bangsa yang sudah mencapai tahap perkembbangan postnationalism yang tidak menganggap konsep Negara kebangsaan sebagai satuan dasar kehidupan politik. Pendapat ini tidak benar karena dengan pembangunan politik itulah sesuatu bangsa memantapkan proses berbangsa dan bernegara. • Pembangunan politik mirip dengan pembangunan ekonomi yang bertujuan untuk mencapai tingkat pertumbuhan atau dasar kemampuan sendiri atau dapat mendukung pertumbuhannya sendiri. • Pembangunan politik berlangsung apabila struktur dan kultur yang berlaku tidak lagi dapat berfungsi dengan baik untu menanggapi perubahan, oleh sebab itu perlu ditemukan struktur dan kultur baru yang dianggap tepat untuk menanggapi dan menyelesaikan masalah yang dihadapi. • Dalam pembangunan politik itu, pemikiran tidak lagi dipengaruhi atau didominasi oleh ideology dan menggunakan rasional juga diperlukan emosi dan semangat perjuangan yang mendukung usahanya yang dapat membawa kemajuan dan dapat mengatasi segala persoalan kemasyarakatan. KONSEP PEMBANGUNAN NASIONAL MENENTUKAN SIFAT DAN RUANG LINGKUP PEMBANGUNAN POLITIK Pembangunan politik di Indonesia tidak dapat dipisah-pisahkan dengan pembangunan Nasional bahkan merupakan bagian dari pembangunan Nasional. Titik berat Pembangunan Nasional Jangka panjang adalah pembangunan bidang ekonomi, maka pembangunan politik dilaksanakan selaras dengan pembangunan ekonomi itu. Mengenai substansi pembangunan politik, dapat dikatakan bahwa sebagian besar dari indicator atau gejala-gejala pembangunan politik seperti yang telah diperinci diatas telah dimuat dalam naskah garis-garis besar haluan Negara. Berikut ialah bunyi naskah garis-garis besar haluan Negara : “Politik. a) Pembangunan politik diarahkan untuk memantapkan perwujudan Demokrasi Pancasila. b) Perlu makin memantapkan kehidupan konstitusional, demokrasi dan tegakya hukum untuk memantapkan stabilitas politik yang dinamis serta pelaksanaan mekanisme demokrasi pancasila. Dilanjutkan langkah-langkah pelaksanaan mekanisme kepemimpinan nasional serta memantapkan berfungsinya dan saling berhubungan antara lembaga-lembaga tinggi Negara berdasrkan UUD 1945. c) Pendidikan politik rakyat ditingkatkan, agar makin sadar akan hak dan kewajibannya sebagai warga Negara. d) Pemilu sebagai sarana demokrasi pancasila dilaksanakan dengan asas langsung, umum, bebas, dan rahasia. e) Peranan kekuatan sosial-politik khususnya partai-partai politik dan golongan karya sangat penting, maka perlu ditingkatkan kemampuannya dalam memperjuangkan aspirasinya berdasrkan program. f) Menyempurnakan wadah-wadah penyalur pendapat masyarakat pedesaan.. PROSPEK PEMBANGUNAN POLITIK INDONESIA Pembangunan nasional diselenggarakan selama masa orde baru, terutama yang berkenaan dengan pembinaan system politik Indonesia yang berdasarkan pancaila dan UUD 1945, dan mengarah pada sasaran yang ingin dicapai hingga saat ini dan cukup member gambaran tentang masa depan. Kemajuan ini telah dapat dilihat dari kenyataan bahwa selama masa orde baru ini dan berhasil dibina suatu kehidupan konstitusional yang lebih sesuai dengan ketentuan UUD 1945. Pembangunan system politik orde baru pada hakikatnya membawa dua tugas yaitu meluruskan dan menata kembali arah perjalanan dari system politik nasional, serta sekaligus mengisinya dengan kebijakan yang lebih sesuai dengan lebih menjamin pelaksanaan Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekuen. Pembinaan Struktur Politik Terdapar beberapa komponen yang tercakup dalam infra struktur dan supra struktur politik yang memerlukan perhatian secara khusus, bahwa jika komponen-komponen itu dapat dibina dengan lebih baik akan membawa efek meluas yang konstruktif terhadap peningkatan struktur politik dimasa depan. Berikut komponen-komponen nya: 1. Peningkatan peranan partai politik dan golongan karya 2. Pembinaan organisasi masa dan organisasi professional atau fungsional 3. Peningkatan peranan media massa 4. Pembinaan lembaga-lembaga penyalur aspirasi masyarakat pedesaan 5. Peningkatan kapasitas lembaga-lembaga politik formal di pusat dan daerah-daerah Pembinaan Budaya Politik Budaya politik yang harus dikembangkan adalah suatu kerangka orientasi nilai-nilai, keyakinan, sikap dan tindakan yang secara sadar berpijak pada Pancasila. Oleh karena budaya politik merupakan subsistem dari system kebudayaan pada umumnya, maka pembinaan budaya politik harus senantiasa berpijak pada realitas kebudayaan nasional yang kita miliki. Oleh karena itu nilai-nilai tradisional yang masih hidup dalam masyarakat, serta kondisi intelektual masyarakat. Ini berarti bahwa pola orientasi nilai yang mendasari sikap perilaku warga Negara didalam system politiknya harus selalu memancarkan nilai-nilai ideologi Pancasila. Dengan demikian akan terbentuk suatu kerangka budaya politik yang berakar kuat serta mampu mendukung mekanisme yang berlangsung di lingkungan strukutur politik formal. Oleh karena itu maka pendidikan politik dan pengembangan tradisi-tradisi yang dapat menjadi teladan masyaakat merupakan hal yang perlu dilakukan secara sistematis , terarah, konsisten dan berkesinamungan. 1. Pendidikan politik 2. Pembinaan tradisi dan keteladanan Dapat disimpulkan bahwa Pembangunan Politik merupakan bagian dari kesluruhan pembangunan itu. Berkenaan dengan itulah, pembangunan di bidang politik dalam negri juga tidak dapat berdiri sendiri. Pembangunan itu bersangkut paut dengan pembangunan dibidang ekonomi, pembangunan di bidang sosial budaya dan pembangunan dibidang pertahanan keamanan. Dalam hal demikian, pembangunan dibidang sosial budaya dengan aspek yang sangat luas dan mendalam,menyentuh pembangunan kehidupan beragama dibumi Pancasila yang selama ini terasa sebagai salah satu faset yang rawan dan peka. Berbagai faktornya memerlukan pemahaman yang mendalam, guna melengkapi Ekaprasetia Pancakarsa. Kerawanan yang sering pula disarankan, ialah berkenaan dengan peralihan generasi, sekali pun peralihan demikian sebenarnya tidak perlu terlalu dimasalahkan, karena merupakan salah satu proses alamiah yang wajah. Argument: buku yang bejudul “Pembangunan Politik Dalam Negri Indonesia” yang ditulis oleh H. Amirmachmud , Edisi kedua terbit di Jakarta pada bulan Agustus tahun 1986. Sesungguhnya menarik untuk dibaca apalagi dipelajari lebih dalam yang terkait dengan pembangunan politik di dalam negri Indonesia. Dan disini menurut saya setelah membaca dari buku ini bahwa pembangunan politik ternyata juga sangat berkaitan dengan nilai-nilai pancasila karena untuk mencapai sebuah kesuksesan dalam kehidupan politik bangsa dan Negara dan dalam rangka mencapai tujuan nasional. Pembangunan politik sangat berkaitan juga dengan pembangunan nasional. Dan pembangunan politik juga merupakan bagian integral dari pemangunan nasional yang bersifat menyeluruh. Tetapi pembangunan politik selama pada masa orde baru telah dapat dirintis berbagai pembaharuan tata kehidupan politik, baik structural maupun cultural, yang mengarah pada pelaksanaan nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 secara murni dan konsekuen. Pembangunan politik juga mempunyai arti yang berbeda-beda salah satunya yaitu Pembangunan politik berlangsung apabila struktur dan kultur yang berlaku tidak lagi dapat berfungsi dengan baik untu menanggapi perubahan, oleh sebab itu perlu ditemukan struktur dan kultur baru yang dianggap tepat untuk menanggapi dan menyelesaikan masalah yang dihadapi. Pembangunan Politik merupakan bagian dari kesluruhan pembangunan yang bersangkut paut dengan pembangunan jenis lannya yaitu pembangunan dibidang ekonomi, pembangunan di bidang sosial budaya dan pembangunan dibidang pertahanan keamanan. Tetapi bila dilihat pada kenyataannya pembangunan politik saat ini yang ada di Indonesia masih begitu kurang berjalan dengan efektif. Disinilah saya menyimpulkan kenapa pembangunan politik di Indonesia belum berjalan efektif karena pembangunan ekonomi di Indonesia masih ada kaitannya dengan pembangunan politik. Sebab itu pembangunan ekonomi yang ada di Indonesia tidak meningkat sama sekali dan dapat dilihat dari kenyataan bahwa banyak masyarakat Indonesia yang masih sangat kekurangan ekonominya sedangkan di buku ini sangat jelas mengatakan bahwa Pembangunan politik mirip dengan pembangunan ekonomi yang bertujuan untuk mencapai tingkat pertumbuhan atau dasar kemampuan sendiri atau dapat mendukung pertumbuhannya sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar